Advertisement

Perayaan HUT, PDK Kosgoro 1957 Palembang Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah di 18 Kecamatan

0 0
Read Time:2 Minute, 14 Second

Palembang.atianews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kosgoro 1957 dan pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto, Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Kota Palembang mengadakan acara syukuran dan kegiatan bakti sosial dengan memberikan taqzil Jumat Berkah, (14/112025) di 18 Kecamatan palembang.

Hal ini Ini sebagaimana disampaikan langsung oleh M. Sholatudin ST selaku Ketua PDK Kosgoro 1957 Kota Palembang saat didampingi Sekretarisnya, Candra SH di Posko Jalan Ahmad Yani, Komplek Nigata, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu 2.

M. Sholatudin ST mengatakan bahwa bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada,10 November, Kosgoro lahir di tahun 1957. Dalam peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 ini, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto telah memberikan gelar pahlawan untuk Soeharto.

Dalam hal ini, untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT atas dua momentum bersejarah itu maka PDK Kosgoro 1957 Kota Palembang mengadakan bakti sosial di Jumat Berkah bersama segenap pengurus dan masyarakat, kata M Sholatudin ST.

“Sebagai Ketua dan Pengurus PDK Kosgoro 1957 Kota Palembang kita gegap gempita merayakan HUT Kosgoro. Selain itu kita juga bersyukur atas penganugerahan gelar pahlawan untuk Presiden Soeharto. Makanya hari ini kita mengadakan acara sekalian Jumat berbagi untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia terangkan bahwa sejarah berdirinya Kosgoro, didirikan pada 10 November 1957, di Jakarta oleh Pejuang Kemerdekaan yang tergabung dalam Tentara Pelajar Jawa Timur pimpinan Mas Isman.

“Kosgoro didirikan pada hakikatnya adalah untuk meneruskan cita-cita kemerdekaan  agar supaya segenap anak bangsa dapat menikmati alam kemerdekaan. Kosgoro berupaya membantu dalam bidang pendidikan, sosial dan kesehatan serta unit usaha berupa koperasi yang dapat dikelola dan dinikmati bersama masyarakat,” terangkan Sholatudin.

Lanjut Sholatudin jelaskan bahwa penganugerahan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, secara simbolis diberikan kepada  Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut dan Bambang Trihatmodjo selaku anak Soeharto.

“Penganugerahan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, memang banyak dari kalangan masyarakat bawah setuju dan memandang positif sosok Soeharto sebagai Presiden Indonesia kedua yang telah berkontribusi besar pada pembangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut dia ungkapkan bahwa Soeharto memiliki jasa yang cukup besar terhadap Bangsa dan Negara. Dimasa kepemimpinannya sebagai Presiden RI, dengan pemerintahan yang kuat dan stabil, Indonesia mampu swasembada pangan serta pesatnya pembangunan.

“Sudah seharusnya Soeharto menjadi Pahlawan Nasional di bidang perjuangan dan politik karena beliau juga menonjol sejak era kemerdekaan sebagai Wakil Komandan BKR Yogyakarta,” ungkapnya Sholatudin.

“Untuk itulah kita mengadakan acara syukuran HUT Kosgoro 1957,” tambahnya.

Terakhir Sholatudin tambahkan bahwa gelar pahlawan Soeharto. Ini merupakan ungkapan rasa syukur, hormat serta doa tentang bagaimana harus menghormati para pendahulu yang telah memiliki jasa luar biasa kepada Bangsa dan Negara ini.

“Dengan adanya acara syukuran ini kami berharap bisa menjadi aspirasi segenap komponen organisasi Kosgoro 1957 dalam mewujudkan Tri Darma PENGABDIAN, KERAKYATAN dan SOLIDARITAS,” tutupnya Sholatudin (Zul).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *